Text
PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 11 PALEMBANG
Penilaian
0,0
dari 5Seperti Dendam Rindu Harus Di Tuntaskan
Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya.
* * *
“Eka Kurniawan: an unconventional writer.”
– Weekender, The Jakarta Post
“Dalam Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Eka menulis dengan semangat bermain-main yang cerdik dan lihai.”
– Anton Kurnia, Jawa Pos
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (800) | B004680 | 899.221 EKA s | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 899.221 EKA s
- Penerbit
- Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 205
- Deskripsi Fisik
- ii+262 Hal; 21 x 14 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-03-2470-8
- Klasifikasi
- 899.221
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cet. 8
- Subjek
- Novel
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Editor, Mirna Yulistianti ; Desain Sampul, Alit Ambara
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah